Pertanyaan yang paling sering kami terima dari pemilik usaha sebenarnya sederhana: "Aplikasi apa yang cocok untuk bisnis saya?"

Jawabannya jarang sesederhana pertanyaannya. Aplikasi kasir yang enak dipakai di kedai kopi bisa terasa menyiksa di bengkel variasi motor. Sistem toko online yang cukup untuk penjual kaus rumahan akan kewalahan saat dipakai distributor dengan ribuan SKU. Dan tidak ada aplikasi kasir mana pun yang bisa menghitung sisa hewan kurban per wilayah atau mencocokkan transaksi ATM di bank.

Kebanyakan daftar "aplikasi bisnis terbaik" yang Anda temukan di internet menyusun rekomendasi berdasarkan merek. Panduan ini kami susun dari arah sebaliknya: mulai dari jenis usaha Anda, lalu sistem apa yang sebenarnya dibutuhkan.

Sejak 2024, kami di XETUP membangun sistem untuk berbagai jenis usaha, dari toko retail dan tempat biliar sampai koperasi, lembaga pendidikan, dan bank daerah. Hasilnya adalah 14 sistem siap pakai yang kami rangkum di bawah, dikelompokkan sesuai kebutuhan. Kalau usaha Anda tidak masuk kelompok mana pun, bagian akhir artikel ini juga membahas kapan sebaiknya membangun sistem sendiri.

Kenapa satu aplikasi tidak bisa cocok untuk semua usaha

Setiap jenis usaha punya satu hal yang paling menentukan uang masuk, dan hal itu berbeda-beda.

Di warung makan, yang paling penting adalah kecepatan melayani antrean dan stok bahan yang tidak bocor. Di tempat biliar, yang menentukan adalah waktu main per meja yang tercatat akurat. Di koperasi, kuncinya adalah transparansi simpanan dan pinjaman anggota. Di bimbel, masalah terbesarnya justru di jadwal tentor dan laporan mengajar, bukan di penjualan.

Perbandingan empat jenis usaha dan hal yang menentukan uang masuknya

Aplikasi generik biasanya dirancang untuk kebutuhan rata-rata. Akibatnya, fitur yang paling Anda butuhkan sering jadi fitur yang paling lemah, sementara Anda membayar untuk puluhan fitur lain yang tidak pernah dibuka.

Ini juga alasan kenapa banyak usaha yang sudah "go digital" tidak benar-benar merasakan manfaatnya. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat 25,42 juta UMKM sudah terhubung ke ekosistem digital pada akhir 2023. Tapi terhubung tidak sama dengan terbantu. Sistem yang tidak sesuai alur kerja biasanya berakhir dipakai setengah hati, lalu pencatatan kembali ke buku tulis dan grup WhatsApp.

Jadi sebelum melihat daftar sistem di bawah, coba jawab satu pertanyaan ini dulu: di bagian mana usaha Anda paling sering kehilangan uang atau waktu hari ini? Jawaban itulah yang menentukan sistem mana yang perlu Anda cari.

Langganan atau beli putus: keputusan yang sering terlewat

Sebelum masuk ke daftar sistem, ada satu keputusan yang dampaknya sering baru terasa setelah dua atau tiga tahun, yaitu cara Anda membayar sistemnya.

Sebagian besar aplikasi bisnis di Indonesia memakai model langganan. Anda membayar per bulan atau per tahun, per cabang, kadang per pengguna. Model ini ringan di awal dan cocok untuk usaha yang masih mencoba-coba. Tapi ada beberapa hal yang perlu disadari:

  • Biaya terus berjalan selama usaha berjalan. Makin banyak cabang dan karyawan, tagihan ikut naik.
  • Data Anda tinggal di sistem orang lain. Kalau berhenti berlangganan, akses ke data lama bisa ikut terbatas.
  • Fitur mengikuti peta jalan vendor, bukan kebutuhan Anda. Permintaan fitur khusus biasanya masuk antrean panjang, atau tidak pernah dikerjakan sama sekali.

Seluruh sistem siap pakai di katalog kami dijual dengan skema beli putus, artinya lisensi sekali bayar. Sistem dipasang untuk usaha Anda, disesuaikan dengan alur kerja Anda, dan menjadi milik Anda. Tidak ada tagihan bulanan yang ikut membengkak saat usaha tumbuh.

  • Biaya di awal: langganan ringan, beli putus lebih besar tapi cukup sekali bayar.
  • Biaya jangka panjang: langganan terus berjalan dan naik seiring cabang dan pengguna, beli putus tidak punya tagihan lisensi bulanan.
  • Kepemilikan data: langganan menyimpannya di platform vendor, beli putus di sistem milik Anda.
  • Penyesuaian alur kerja: langganan terbatas pada pengaturan yang disediakan, beli putus bisa disesuaikan dengan cara kerja usaha Anda.
  • Cocok untuk: langganan pas untuk usaha yang masih menguji model bisnis, beli putus untuk usaha yang alur kerjanya sudah jelas dan ingin tumbuh tanpa beban biaya berulang.

Beli putus bukan selalu jawaban yang benar. Kalau usaha Anda masih di bulan-bulan pertama dan cara kerjanya belum stabil, langganan murah bisa jadi pilihan masuk akal untuk sementara. Tapi begitu alur kerja sudah jelas, menghitung ulang total biaya tiga tahun biasanya membuat perbandingan ini terlihat sangat berbeda.

Matriks memilih langganan atau beli putus berdasarkan kestabilan alur kerja dan rencana tambah cabang

Peta singkat: jenis usaha dan sistem yang cocok

Kalau Anda ingin langsung melompat ke bagian yang relevan, daftar ini merangkum semuanya.

  • XETPOS: toko retail, kafe, dan warung makan, untuk kasir, stok, dan arus kas.
  • XETPOS Billiard: tempat biliar, untuk billing per meja dan lampu meja.
  • Restaurant Ecosystem: restoran multi-cabang, untuk operasional banyak outlet dan pesanan online.
  • XECOMMERCE: retail skala besar dan distributor, untuk toko online dengan katalog besar.
  • XETOKO: UMKM yang baru mulai jualan online, untuk toko online yang cepat dan hemat.
  • XETOKO Digi: kreator dan penjual produk digital, untuk menjual e-book, desain, dan kursus.
  • SIRECONS: bank dan fintech, untuk rekonsiliasi dan settlement transaksi.
  • XOOPER: koperasi, untuk simpanan, pinjaman, dan laporan anggota.
  • XUPPORT: yayasan, NGO, dan komunitas, untuk penggalangan dana dan donasi.
  • XURBEE: masjid dan lembaga amil, untuk operasional kurban.
  • XINAU: sekolah, kampus, dan lembaga pelatihan, untuk kelas dan pembelajaran online.
  • Asset Management: perusahaan dan instansi, untuk aset tanah, bangunan, dan inventaris.
  • Xetiap Hari: bimbel dan coaching center, untuk jadwal, tentor, dan wali murid.
  • XENDWAY: bisnis yang melayani lewat WhatsApp, untuk notifikasi dan pesan otomatis.

Berikut penjelasan tiap kelompok, termasuk hal yang perlu Anda cek di sistem mana pun, bukan hanya di sistem kami.

1. Toko, kafe, dan tempat usaha dengan kasir

Kelompok ini adalah yang paling ramai pilihannya, dan juga yang paling sering salah pilih. Banyak pemilik usaha memilih aplikasi kasir hanya dari tampilan layar transaksi, padahal masalah sebenarnya baru terasa di akhir bulan saat stok dan kas tidak cocok.

XETPOS: aplikasi kasir untuk retail dan F&B

XETPOS adalah aplikasi kasir all-in-one yang menggabungkan transaksi penjualan, pencatatan akuntansi, arus kas, dan manajemen stok dalam satu sistem. Sasarannya UMKM retail dan F&B yang ingin berhenti mencocokkan tiga catatan berbeda setiap malam.

Nilai utamanya ada di keterhubungan. Setiap transaksi di kasir langsung mengurangi stok dan tercatat di arus kas, jadi laporan harian tidak perlu disusun ulang secara manual.

Alur kasir terhubung: satu transaksi memperbarui stok, kas, dan laporan

Contoh nyata: sebuah toko variasi motor di Sleman dengan dua cabang memakai sistem kasir berbasis XETPOS yang kami sesuaikan untuk bengkel. Karena salah satu lokasinya tidak punya koneksi internet yang stabil, kasir di sana kami pasang agar tetap berjalan tanpa internet, lalu menyinkronkan data ke cloud secara berkala. Toko ini juga menambahkan kartu stempel member untuk pelanggan setia dan modul penggajian karyawan di sistem yang sama.

Yang perlu dicek sebelum memilih aplikasi kasir:

  • Apakah kasir tetap bisa dipakai saat internet mati? Kalau tidak, satu jam gangguan jaringan berarti satu jam antrean yang tidak terlayani. Kami membahas ini lebih dalam di artikel kasir offline untuk toko tanpa internet.
  • Apakah stok berkurang otomatis dari setiap transaksi, termasuk untuk produk yang dijual dalam bentuk paket atau racikan?
  • Apakah laporan kas bisa dibaca tanpa harus paham akuntansi?
  • Bisakah sistem menangani lebih dari satu cabang tanpa biaya tambahan per outlet?

Kalau Anda merasa kasir yang sekarang mulai menghambat, daftar di artikel 5 tanda sistem kasir sudah waktunya diganti bisa membantu menilainya. Untuk panduan umum, baca juga cara memilih aplikasi kasir yang tepat untuk toko dan kasir untuk toko variasi motor.

XETPOS Billiard: kasir dan kontrol lampu untuk tempat biliar

Tempat biliar punya masalah yang tidak dimiliki usaha lain: produknya adalah waktu. Setiap menit meja terpakai harus tercatat, dan selisih kecil di banyak meja setiap malam bisa jadi kebocoran besar dalam sebulan.

XETPOS Billiard adalah versi XETPOS yang dirancang khusus untuk pool dan billiard hall. Sistem ini terhubung dengan perangkat IoT smart relay yang mengendalikan lampu meja. Saat kasir memulai sesi, lampu meja menyala. Saat waktu habis, lampu padam. Billing dan pencahayaan berjalan dari satu sumber data yang sama, sehingga tidak ada lagi meja yang "lupa dimatikan" atau jam main yang dihitung dari ingatan.

Contoh nyata: sebuah usaha biliar di Jawa Barat memakai XETPOS Billiard untuk menyinkronkan billing kasir dengan relay lampu di setiap meja, sekaligus memisahkan transaksi meja biliar dari pesanan kafe di tempat yang sama.

Yang perlu dicek:

  • Apakah billing dan lampu benar-benar terhubung, atau masih dua sistem terpisah yang dicocokkan manual?
  • Bagaimana sistem menangani perpanjangan waktu main di tengah sesi?
  • Apakah pesanan makanan dan minuman bisa digabung ke tagihan meja yang sama?

Penjelasan lengkap tentang cara kerjanya ada di artikel aplikasi kasir billiard dengan billing otomatis per meja.

Restaurant Ecosystem: platform untuk restoran multi-cabang

Begitu restoran punya lebih dari satu cabang, masalahnya berubah. Yang dibutuhkan bukan lagi sekadar kasir, tapi cara melihat seluruh outlet dari satu tempat, menerima pesanan dari pelanggan secara langsung, dan menjaga standar yang sama di setiap cabang.

Restaurant Ecosystem adalah platform restoran multi-tenant dan multi-cabang yang terdiri dari tiga bagian: web app untuk operasional dan manajemen, aplikasi mobile Android dan iOS untuk pelanggan, serta landing page untuk kehadiran online restoran.

Contoh nyata: platform ini awalnya kami bangun untuk sebuah bisnis katering dan restoran dengan beberapa tenant, lengkap dengan aplikasi pelanggan dan situs pemesanan dengan domain sendiri.

Yang perlu dicek:

  • Bisakah pemilik melihat penjualan semua cabang dalam satu dasbor?
  • Apakah pesanan dari aplikasi pelanggan langsung masuk ke dapur cabang yang tepat?
  • Apakah restoran punya aplikasi dan domain atas nama sendiri, atau hanya numpang di marketplace yang mengambil komisi per pesanan?

Fitur apa saja yang sebaiknya ada di sistem restoran dibahas di artikel fitur wajib aplikasi kasir restoran dan digitalisasi operasional retail dan F&B.

2. Usaha yang berjualan online

Marketplace memang tempat paling cepat untuk mulai berjualan online. Tapi setiap penjual di marketplace pada dasarnya menyewa lapak di rumah orang lain: aturan, komisi, dan data pelanggan dipegang platform. Toko online milik sendiri memberi Anda kendali atas harga, hubungan dengan pelanggan, dan merek.

Tiga sistem kami di kelompok ini dibedakan berdasarkan skala dan jenis produk.

XECOMMERCE: e-commerce untuk retail skala besar

XECOMMERCE adalah platform e-commerce all-in-one untuk UMKM yang sudah besar dan bisnis retail. Sasarannya usaha dengan katalog produk banyak, volume pesanan tinggi, dan kebutuhan operasional yang lebih rumit dari sekadar menerima pesanan.

Cocok kalau: Anda sudah punya pelanggan tetap, katalog besar, dan mulai kewalahan mengelola pesanan dari banyak saluran.

XETOKO: toko online yang simpel dan cepat jadi

XETOKO adalah pembuat toko online untuk UMKM kecil. Prinsipnya simpel, instan, dan ekonomis. Anda tidak perlu paham teknis untuk punya toko online sendiri dengan tampilan rapi.

Cocok kalau: Anda baru mulai berjualan online, produknya belum terlalu banyak, dan butuh sesuatu yang bisa langsung dipakai.

XETOKO Digi: toko untuk produk digital

Menjual produk digital punya kebutuhan yang berbeda dari produk fisik. Tidak ada ongkos kirim atau stok gudang, tapi ada pengiriman berkas otomatis setelah pembayaran dan perlindungan agar produk tidak mudah disebarkan.

XETOKO Digi dirancang khusus untuk produk digital seperti e-book, aset desain, dan kursus online.

Cocok kalau: Anda kreator, desainer, penulis, atau pengajar yang ingin menjual karya digital di toko milik sendiri tanpa potongan komisi marketplace.

Yang perlu dicek di platform toko online mana pun:

  • Apakah domain dan data pelanggan tercatat atas nama Anda?
  • Apakah pembayaran bisa langsung dari berbagai metode lokal seperti transfer bank, e-wallet, dan QRIS?
  • Seberapa mudah menambah produk dan mengubah harga tanpa bantuan developer?
  • Kalau suatu saat pindah platform, bisakah data produk dan pelanggan dibawa keluar?

Soal keamanan transaksi online, ada pelajaran menarik dari kasus agen belanja AI yang kami tulis di artikel Amazon blokir agen belanja AI dan pelajarannya untuk toko online.

3. Keuangan, koperasi, dan organisasi sosial

Di kelompok ini, kesalahan pencatatan bukan sekadar merepotkan. Uang yang dikelola milik orang lain, baik nasabah, anggota, maupun donatur. Karena itu yang paling menentukan adalah ketelitian, jejak audit, dan transparansi.

SIRECONS: rekonsiliasi dan settlement untuk bank dan fintech

SIRECONS (System Information Reconciliation and Settlement) adalah sistem untuk institusi perbankan dan fintech yang perlu mencocokkan transaksi dari banyak kanal pembayaran, lalu menyelesaikan selisihnya.

Setiap hari, bank menerima data transaksi dari ATM, jaringan pembayaran, transfer antarbank, mesin EDC, sampai mitra fintech. Semua data itu harus cocok dengan catatan di sistem inti bank. Kalau pencocokan masih dilakukan dengan spreadsheet, prosesnya lambat, rawan salah, dan sulit diaudit.

SIRECONS mengotomatiskan pencocokan itu dengan aturan yang bisa disesuaikan per produk dan kanal, lalu mengelola transaksi yang tidak cocok melalui alur persetujuan berlapis. Setiap langkah penting harus melewati prinsip dua orang (maker dan checker) dan tercatat di jejak audit.

Contoh nyata: SIRECONS saat ini sedang diimplementasikan di sebuah bank pembangunan daerah, dipasang di server milik bank sendiri, bukan di cloud pihak ketiga.

Yang perlu dicek di sistem rekonsiliasi mana pun:

  • Apakah sistem bisa dipasang di server internal bank (on-premise)?
  • Apakah aturan pencocokan bisa diatur per kanal tanpa mengubah kode?
  • Bagaimana sistem menangani transaksi yang terkirim dua kali atau terputus di tengah jalan?

Latar belakangnya kami bahas di artikel kenapa rekonsiliasi otomatis jadi keharusan bagi bank dan deteksi fraud perbankan dimulai dari rekonsiliasi.

XOOPER: aplikasi manajemen koperasi

Koperasi hidup dari kepercayaan anggota. Begitu anggota mulai bertanya "simpanan saya sebenarnya berapa," dan pengurus butuh waktu berhari-hari untuk menjawab, kepercayaan itu mulai terkikis.

XOOPER adalah aplikasi tata kelola koperasi yang dirancang agar pencatatan simpanan, pinjaman, dan laporan keuangan koperasi berjalan transparan dan efisien. Pengurus tidak perlu lagi menyusun laporan dari tumpukan buku kas, dan anggota bisa mendapat informasi yang jelas.

Yang perlu dicek:

  • Apakah sistem mendukung jenis simpanan dan skema pinjaman yang dipakai koperasi Anda?
  • Bisakah laporan untuk rapat anggota tahunan dihasilkan langsung dari sistem?
  • Siapa saja yang bisa mengubah data, dan apakah setiap perubahan tercatat?

Panduan lengkapnya ada di artikel cara memilih aplikasi koperasi.

XUPPORT: penggalangan dana dan donasi

Yayasan, NGO, dan komunitas sering mengandalkan transfer rekening dan konfirmasi manual lewat WhatsApp untuk mengumpulkan donasi. Cara ini berjalan saat donaturnya puluhan. Begitu jumlahnya ratusan, pencatatan mulai berantakan dan laporan ke donatur jadi tertunda.

XUPPORT adalah aplikasi crowdfunding dan manajemen donasi massal. Lembaga bisa membuka halaman kampanye, menerima donasi, dan melacak dana yang masuk per program.

Yang perlu dicek:

  • Apakah setiap donasi langsung tercatat per kampanye tanpa konfirmasi manual?
  • Bisakah lembaga menyampaikan laporan penggunaan dana ke donatur dengan mudah?
  • Apakah halaman donasi tampil atas nama dan identitas lembaga sendiri?

XURBEE: manajemen operasional kurban

Setiap Iduladha, panitia kurban menghadapi pekerjaan logistik yang rumit dalam waktu singkat: mendata pekurban, membagi hewan per kelompok, mencetak kupon, lalu memastikan daging sampai ke penerima di wilayah yang tepat. Sebagian besar masih dikerjakan dengan spreadsheet dan kertas.

XURBEE dirancang khusus untuk operasional kurban, mencakup pemetaan wilayah penerima, pengelolaan kupon, dan pencatatan distribusi.

Yang perlu dicek:

  • Bisakah sistem memetakan penerima per wilayah agar tidak ada yang terlewat atau menerima dua kali?
  • Apakah kupon bisa diterbitkan dan diverifikasi saat pembagian?
  • Bisakah panitia melihat progres distribusi secara langsung di hari pelaksanaan?

4. Pendidikan, aset, dan komunikasi pelanggan

Empat sistem terakhir melayani kebutuhan yang tidak terkait langsung dengan penjualan, tapi sangat menentukan apakah organisasi berjalan rapi.

XINAU: sistem pembelajaran online

XINAU adalah sistem manajemen pembelajaran untuk sekolah, universitas, dan program pelatihan perusahaan. Di dalamnya ada katalog kelas, materi, kuis, sertifikat, forum diskusi, sampai pembayaran kelas dan kode promo bagi lembaga yang menjual kursus.

Yang perlu dicek:

  • Apakah peserta bisa belajar dengan nyaman dari HP, bukan hanya dari laptop?
  • Apakah sertifikat terbit otomatis setelah peserta menyelesaikan kelas?
  • Bisakah pengajar mengelola kelasnya sendiri tanpa harus lewat admin pusat?

Asset Management: manajemen aset fisik

Banyak perusahaan dan instansi tidak tahu persis aset apa saja yang dimiliki, di mana lokasinya, dan bagaimana kondisinya. Data tanah, bangunan, dan inventaris tersebar di berbagai berkas dan hanya dipahami oleh satu atau dua orang.

Asset Management adalah sistem untuk mengelola aset fisik perusahaan, mencakup lahan, bangunan, dan inventaris. Seluruh aset tercatat di satu tempat, lengkap dengan informasi lokasi dan kondisinya.

Yang perlu dicek:

  • Apakah setiap aset punya riwayat perubahan kondisi dan perpindahan?
  • Bisakah dokumen pendukung seperti sertifikat dan foto disimpan bersama data asetnya?
  • Seberapa mudah menyusun rekap aset untuk audit tahunan?

Xetiap Hari: manajemen bimbel dan coaching center

Bimbel punya kerumitan tersendiri. Ada jadwal kelas yang terus berubah, tentor yang mengajar di banyak cabang, laporan mengajar yang harus dikumpulkan setiap hari, dan wali murid yang ingin tahu perkembangan anaknya.

Xetiap Hari adalah aplikasi manajemen bimbingan belajar dan coaching center untuk banyak cabang, lengkap dengan pengelolaan tentor, wali murid, dan jadwal.

Contoh nyata: sistem ini lahir dari proyek sebuah lembaga bimbingan belajar yang setiap harinya dipakai oleh ratusan pengguna, dari tentor yang mengirim laporan mengajar sampai staf admin yang mengelola jadwal.

Yang perlu dicek:

  • Bisakah tentor mengirim laporan mengajar langsung dari HP, termasuk foto bukti kegiatan?
  • Apakah honor tentor bisa dihitung dari laporan mengajar yang sudah masuk?
  • Apakah wali murid mendapat informasi perkembangan tanpa harus menghubungi admin satu per satu?

XENDWAY: WhatsApp gateway untuk notifikasi otomatis

Bagi banyak usaha di Indonesia, WhatsApp adalah saluran layanan pelanggan yang utama. Masalahnya, mengirim konfirmasi pesanan, pengingat tagihan, atau info jadwal satu per satu secara manual menghabiskan waktu berjam-jam.

XENDWAY adalah platform manajemen WhatsApp gateway yang mendukung banyak perangkat sekaligus, pengiriman pesan terjadwal, dan API agar sistem lain seperti kasir atau toko online bisa mengirim pesan otomatis.

Ada satu catatan jujur dari pengalaman kami sendiri: WhatsApp gateway paling aman dipakai untuk pesan yang memang ditunggu pelanggan, seperti konfirmasi pesanan, pengingat pembayaran, dan pembaruan status. Mengirim pesan massal ke nomor yang tidak pernah menghubungi Anda berisiko membuat nomor dibatasi atau diblokir oleh WhatsApp, apa pun alat yang dipakai.

Yang perlu dicek:

  • Apakah pesan otomatis bisa dipicu langsung dari sistem lain lewat API?
  • Bisakah beberapa nomor dikelola dari satu dasbor?
  • Apakah ada catatan pesan terkirim dan gagal untuk ditindaklanjuti?

Kalau belum ada sistem yang pas untuk usaha Anda

Katalog di atas adalah sistem yang sudah kami bangun dan pakai di lapangan, bukan batas dari apa yang bisa dibangun. Beberapa usaha memang punya alur kerja yang terlalu khas untuk sistem siap pakai mana pun.

Secara umum, sistem siap pakai lebih masuk akal kalau alur kerja usaha Anda mirip dengan usaha sejenis. Membangun sistem sendiri lebih masuk akal kalau cara kerja Anda justru menjadi keunggulan bersaing, kalau Anda perlu menyambungkan banyak sistem yang sudah ada, atau kalau aturan industri mewajibkan data disimpan di server milik sendiri.

Banyak sistem di katalog ini sebenarnya lahir dari jalur tersebut. Kasir untuk bengkel variasi motor dan sistem biliar dengan kontrol lampu berawal dari kebutuhan satu klien, lalu kami matangkan agar bisa dipakai usaha sejenis.

Perbandingan lebih rinci ada di artikel sistem ERP custom atau software siap pakai, dan gambaran faktor biayanya di estimasi biaya pembuatan aplikasi custom. Kalau Anda sedang membandingkan beberapa vendor, panduan memilih vendor jasa pembuatan software bisa jadi pegangan.

Tujuh pertanyaan sebelum Anda memutuskan

Apa pun sistem yang akhirnya Anda pilih, dari kami atau dari vendor lain, tujuh pertanyaan ini akan menyelamatkan Anda dari penyesalan di kemudian hari.

  1. Masalah apa yang paling mahal di usaha saya hari ini? Pilih sistem yang paling kuat di masalah itu, bukan yang fiturnya paling banyak.
  2. Berapa total biaya dalam tiga tahun? Hitung lisensi, biaya per cabang atau per pengguna, pemasangan, dan pelatihan. Jangan hanya melihat harga bulan pertama.
  3. Data saya disimpan di mana, dan atas nama siapa? Pastikan Anda bisa mengambil seluruh data kapan pun dibutuhkan.
  4. Apakah sistem tetap berjalan saat internet bermasalah? Terutama untuk kasir dan operasional di lapangan.
  5. Siapa yang membantu kalau ada masalah setelah sistem berjalan? Tanyakan jalur dukungan, waktu tanggap, dan siapa orangnya. Kami menulis soal ini di artikel dukungan pasca peluncuran dari partner teknologi.
  6. Bisakah sistem mengikuti cara kerja saya, bukan sebaliknya? Minta demo dengan skenario usaha Anda sendiri, bukan skenario contoh dari vendor.
  7. Apakah karyawan saya akan benar-benar memakainya? Sistem terbaik pun gagal kalau terlalu rumit bagi orang yang memakainya setiap hari.
Tujuh pertanyaan sebelum memilih aplikasi bisnis

Kesalahan yang paling sering kami lihat di lapangan kami rangkum di artikel kesalahan umum adopsi teknologi di bisnis.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa aplikasi bisnis yang paling cocok untuk UMKM? Tergantung jenis usahanya. Untuk toko retail dan F&B, mulailah dari aplikasi kasir yang terhubung dengan stok dan arus kas. Untuk usaha yang berjualan online, pertimbangkan toko online milik sendiri di samping marketplace. Untuk koperasi, bimbel, atau lembaga sosial, pilih sistem yang dirancang khusus untuk bidang tersebut, karena aplikasi generik biasanya tidak menjangkau kebutuhan intinya.

Apa bedanya aplikasi beli putus dan aplikasi langganan? Aplikasi langganan dibayar rutin per bulan atau per tahun selama dipakai, dan biayanya biasanya naik seiring bertambahnya cabang atau pengguna. Aplikasi beli putus dibayar sekali untuk lisensinya, sehingga tidak ada tagihan lisensi bulanan dan sistemnya menjadi milik usaha Anda.

Apakah sistem XETUP bisa disesuaikan dengan alur kerja usaha saya? Bisa. Setiap sistem dipasang dan disesuaikan untuk usaha yang memakainya. Beberapa sistem di katalog ini justru lahir dari penyesuaian untuk satu klien, misalnya kasir untuk bengkel variasi motor.

Apakah satu usaha bisa memakai lebih dari satu sistem? Bisa, dan sering kali memang dibutuhkan. Contohnya, toko retail yang memakai XETPOS untuk kasir bisa menambahkan XETOKO untuk toko online dan XENDWAY untuk mengirim konfirmasi pesanan otomatis lewat WhatsApp.

Berapa harga aplikasi bisnis dari XETUP? Harga ditentukan oleh sistem yang dipilih, jumlah cabang, dan tingkat penyesuaian yang dibutuhkan. Karena itu kami selalu mulai dengan konsultasi singkat untuk memahami kebutuhan usaha Anda, baru kemudian menyusun penawaran.

Apakah data usaha saya aman? Keamanan data kami perlakukan sebagai bagian dari sistem, bukan tambahan. Kami menjelaskan pendekatannya di artikel kenapa keamanan data adalah investasi kepercayaan dan kenapa pengujian keamanan tidak boleh menunggu sampai rilis.

Mulai dari masalah, bukan dari aplikasinya

Memilih aplikasi bisnis sebaiknya tidak dimulai dari daftar fitur atau merek yang sedang ramai dibicarakan. Mulailah dari satu masalah yang paling mahal di usaha Anda hari ini, lalu cari sistem yang paling kuat menyelesaikannya.

Kalau Anda sudah tahu masalahnya tapi belum yakin sistem mana yang cocok, ceritakan saja kondisi usaha Anda kepada kami. Konsultasinya tidak dipungut biaya, dan kami akan jujur kalau ternyata sistem kami bukan jawaban yang tepat.