Jam makan siang baru lewat. Antrean tiga orang, satu pelanggan minta ganti menu, ponsel kasir bunyi karena ada pesanan online masuk. Di tengah itu semua, buku catatan di sebelah laci uang ketinggalan satu baris. Besok pagi baris itu sudah dilupakan, dan di akhir bulan ia muncul sebagai selisih kecil yang nggak ada yang tahu asalnya.

Kalau Anda punya toko, warung kopi, atau tempat makan, situasi ini pasti terasa akrab. Bukan karena karyawan Anda ceroboh. Pencatatan manual memang minta perhatian di saat perhatian paling langka, yaitu ketika usaha sedang ramai.

Itu alasan XETPOS dibuat. XETPOS adalah aplikasi kasir all-in-one dari XETUP dengan accounting, cashflow, dan manajemen stok, dirancang untuk UMKM retail dan F&B. Idenya sederhana: pencatatan terjadi sebagai efek samping dari jualan, bukan pekerjaan tambahan sesudahnya. Artikel ini menceritakannya lewat satu hari kerja di toko, sebelum dan sesudah.

Hari yang sama, dua cara mencatat

Bayangkan satu hari di warung kopi kecil. Pagi sampai sore, pencatatannya pakai buku dan kalkulator. Perhatikan empat momen yang paling sering bikin angka meleset.

Perbandingan satu hari di warung antara pencatatan dengan buku dan kalkulator dan pencatatan dengan XETPOS, di empat momen: saat ramai, saat ada pembatalan, saat stok menipis, dan saat tutup hari

Di cara lama, catatan ditunda ke "nanti kalau sempat". Pembatalan dicoret di buku tanpa jelas siapa yang mencoret dan kenapa. Stok baru ketahuan menipis ketika rak sudah kosong. Dan malamnya, Anda atau karyawan menghitung ulang semuanya satu per satu.

Di XETPOS, urutannya dibalik. Kasir menjadi tempat mencatat sekaligus tempat berjualan, jadi tidak ada lagi dua pekerjaan yang harus dikejar.

Satu transaksi, dari pelanggan datang sampai masuk laporan

Mari lihat satu transaksi saja. Pelanggan pesan dua kopi susu dan satu roti bakar.

Empat langkah satu transaksi di XETPOS: cari produk, cek sisa stok, checkout, lalu masuk laporan

Kasir mencari produk dengan mengetik nama atau scan barcode. Sisa stok kelihatan di layar yang sama, jadi kasir tahu sebelum menjanjikan sesuatu yang ternyata tinggal tiga. Saat checkout, total keluar dan struk tercetak. Transaksinya langsung masuk laporan penjualan, tanpa ada yang mengetik ulang malam harinya.

Satu hal yang sering terlewat: stok berkurang sendiri tiap ada penjualan. Anda nggak perlu menghitung terpisah berapa gelas susu yang terpakai hari ini untuk tahu sisanya.

Batal dan rusak: dua hal kecil yang paling sering bocor

Kebocoran di toko kecil jarang datang dari satu kejadian besar. Biasanya dari dua hal kecil yang berulang.

Transaksi yang dibatalkan. Salah input menu itu wajar. Yang jadi masalah adalah kalau pembatalannya tidak meninggalkan jejak. Di XETPOS, transaksi yang dibatalkan statusnya jadi batal, datanya tidak hilang, dan riwayatnya mencatat siapa yang membatalkan, kapan, dan alasannya. Pembatalan juga hanya bisa dilakukan dari akun yang diberi izin.

Barang rusak. Susu yang bocor atau roti yang kedaluwarsa sering dibuang begitu saja. Akhir bulan, stok di rak dan stok di catatan nggak cocok, dan nggak ada yang bisa menjelaskan kenapa. Di XETPOS, barang rusak dicatat sebagai pengurang stok dengan keterangannya.

Tiga jejak yang selalu tercatat di XETPOS: siapa yang membatalkan transaksi, ke mana stok pergi, dan siapa boleh membuka apa

Hasilnya bukan sistem yang menuduh siapa pun. Hasilnya adalah jejak. Ketika angka nggak cocok, Anda tahu harus cek ke mana, dan percakapannya jadi "mari kita lihat riwayatnya", bukan "siapa yang salah".

Kartu stok dan stock opname

Untuk setiap barang, XETPOS menyimpan kartu stok: pembelian dari supplier, penjualan, barang rusak, dan selisih hasil hitungan fisik, lengkap dengan tanggal dan sisa setelah tiap kejadian. Jadi kalau susu UHT satu liter seharusnya sisa 27 tapi di rak hanya 26, Anda bisa menelusuri satu per satu ke mana yang satu itu pergi.

Sesekali Anda tetap perlu menghitung fisik, dan itu namanya stock opname. Bedanya, hasil hitungan dibandingkan langsung dengan stok sistem, dan selisihnya dicatat sebagai kejadian di kartu stok, bukan ditimpa diam-diam.

Dari catatan harian ke gambaran uang

Penjualan yang tercatat rapi baru separuh cerita. Pemilik usaha biasanya ingin tahu hal yang lebih besar: uang masuk dan keluar bulan ini seperti apa, dan apakah usahanya benar-benar sehat. Karena XETPOS menyatukan kasir dengan accounting dan cashflow, data yang masuk dari kasir hari ini menjadi bahan laporan, bukan berhenti sebagai tumpukan struk.

Praktisnya, Anda nggak perlu menyalin angka dari satu aplikasi atau buku ke yang lain. Pencatatan dilakukan sekali, di tempat jualan terjadi, lalu dipakai ulang untuk stok dan laporan keuangan.

Siapa boleh buka apa

Semakin ramai usaha, semakin banyak tangan yang menyentuh kasir. Di sinilah hak akses berguna. Peran diatur sendiri oleh pemilik, misalnya kasir, supervisor, dan owner.

Contoh pengaturan peran di XETPOS: kasir untuk jualan, supervisor untuk membatalkan transaksi dan mengelola stok, owner untuk laporan penjualan

Contoh pengaturan yang umum: kasir bisa jualan tapi tidak bisa membatalkan transaksi. Supervisor bisa membatalkan dan mengelola stok. Laporan penjualan hanya dibuka oleh yang berhak. Pengaturan ini bukan soal tidak percaya pada tim. Ini soal membuat tanggung jawab tiap orang jelas, sehingga kesalahan yang tidak disengaja pun mudah ditelusuri.

Apakah XETPOS cocok untuk usaha Anda?

Beberapa pertanyaan cepat untuk menilai:

  1. Apakah Anda masih menulis penjualan di buku atau spreadsheet yang diisi di akhir hari?
  2. Apakah stok sering baru ketahuan menipis setelah barangnya habis?
  3. Apakah pernah ada pembatalan yang Anda nggak bisa telusuri siapa dan kenapa?
  4. Apakah lebih dari satu orang memegang kasir?

Kalau dua atau lebih dijawab ya, pencatatan Anda kemungkinan sudah kewalahan mengikuti kecepatan usaha. Kalau Anda masih membandingkan aplikasi untuk jenis usaha Anda, panduan memilih aplikasi bisnis sesuai jenis usaha bisa jadi titik mulai, dan daftar produk lain ada di halaman produk xetup.id.

Pindah dari buku ke sistem memang butuh kebiasaan baru, terutama di minggu pertama. Karena itu, lebih nyaman kalau Anda melihat dulu alurnya dengan contoh barang dan menu yang dekat dengan jenis usaha Anda.

Lihat langsung dengan data ilustrasi

Kasir lebih mudah dinilai kalau dilihat langsung daripada dibaca. Chat WhatsApp kami di +62 823 1499 5005. Kami siapkan demo XETPOS memakai data ilustrasi, lalu kita ngobrol soal kondisi toko atau tempat makan Anda: berapa kasir, seberapa banyak barang, dan di mana selisih paling sering muncul.